Walikota Jambi Maulana.

JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi merencanakan pemasangan sekitar 3.200 unit kamera pengawas (CCTV) di lingkungan permukiman warga pada tahun 2026. 

Program ini menyasar seluruh rukun tetangga (RT) sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, pemasangan CCTV merupakan bagian dari Program Kota Jambi Aman yang mengedepankan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk mencegah tindak kriminal sejak dini.

Setiap RT direncanakan akan dipasangi empat unit CCTV, masing-masing dua unit di pintu masuk dan dua unit di pintu keluar lingkungan. Dengan skema tersebut, total CCTV yang terpasang di seluruh wilayah Kota Jambi diperkirakan mencapai 3.200 unit.

“Seluruh CCTV akan terhubung langsung ke pusat pemantauan Pemerintah Kota Jambi dan dapat diakses oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta aparat kepolisian guna mempercepat penanganan gangguan keamanan,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, sistem pengawasan digital ini diharapkan mampu menggantikan peran pos keamanan lingkungan (poskamling) konvensional, karena pemantauan dapat dilakukan selama 24 jam tanpa bergantung pada penjagaan manual.

Menurut Maulana, keberadaan CCTV akan memudahkan pemantauan aktivitas keluar-masuk lingkungan warga, sehingga potensi tindak kriminal dapat diantisipasi lebih awal.

Pemkot Jambi menargetkan, pemasangan ribuan CCTV tersebut dapat menekan angka kejahatan jalanan, pencurian, serta gangguan ketertiban masyarakat. Selain itu, rekaman kamera pengawas juga diharapkan menjadi alat pendukung penegakan hukum yang akurat dan efektif.

Program pemasangan CCTV ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Jambi pada 2026, seiring komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Jambi yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. (*)