Breaking News

Wako Maulana DampinginDPR RI Tinjau Sekolah Rakyat, Target Selesai Juni 2026

 

Wako Maulana DampinginDPR RI Tinjau Sekolah Rakyat.

JAMBI – Komisi V DPR RI meninjau langsung kemajuan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (29/1/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, DPR RI menyatakan optimistis pembangunan sekolah dapat diselesaikan pada Juni 2026 dan siap digunakan pada tahun ajaran baru.

Rombongan Komisi V DPR RI dipimpin Bakri. Ia mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai target. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah. DPR RI akan terus memperjuangkan program-program APBN untuk Provinsi Jambi, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan seperti Sekolah Rakyat ini,” ujar Bakri.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam proses pembangunan. Meski waktu penyelesaiannya terbilang singkat, pihak kontraktor memastikan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

"Waktunya memang tersisa sekitar lima bulan. Namun berdasarkan penjelasan kontraktor, tidak ada masalah berarti. Meski begitu, proyek ini tetap memerlukan pengawasan ketat," katanya.

Komisi V DPR RI, lanjut Bakri, akan mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meningkatkan pengawasan, mengingat Sekolah Rakyat rencananya akan diluncurkan secara nasional oleh Presiden pada Juli 2026.

Bakri juga menyebutkan, Provinsi Jambi memperoleh dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, yakni di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dengan total anggaran lebih dari Rp446 miliar.

“Nilai anggarannya cukup besar. Kami berharap kebutuhan di lapangan dapat segera dilengkapi agar target tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan terima kasih atas dukungan Komisi V DPR RI terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi. Ia menilai program tersebut merupakan solusi menjadi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Sekolah Rakyat ini sangat dinantikan. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen mendukung penuh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Maulana.

Menurut Maulana, Sekolah Rakyat di Kota Jambi dirancang menampung hingga 1.080 siswa dari keluarga desil satu. Saat ini, pemerintah kota tengah melakukan proses seleksi calon peserta didik.

“Dengan daya tampung tersebut, semakin banyak anak yang mendapatkan pendidikan berkualitas. Kami optimistis program ini juga berkontribusi menurunkan angka kemiskinan di Kota Jambi,” jelasnya.

Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian PUPR, Jonny Zainuri Echsan, mengatakan kunjungan Komisi V DPR RI menjadi dorongan penting untuk percepatan penyelesaian proyek.

“Kami menargetkan pembangunan selesai pada Juni 2026 agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru. Proyek ini harus tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu,” ujarnya.

Ia mengakui sempat terjadi keterlambatan pada tahap awal pembangunan. Namun, gagal melakukan percepatan dengan menambah peralatan dan tenaga kerja di lapangan.

“Saat ini tersedia empat alat tiang pancang, meski satu mengalami kerusakan dan dua lainnya masih dalam perjalanan. Kami optimistis target penyelesaian dapat tercapai,” tutupnya. (*)

0 Comments

© Copyright 2022 - Kabarku