Breaking News

Pansus Zona Merah DPRD Kota Jambi Turun Lapangan, Baru Dua Titik Koordinat Ditemukan

Pansus Zona Merah DPRD Kota Jambi Turun Lapangan.

JAMBI – Panitia Khusus (Pansus) Zona Merah DPRD Kota Jambi mulai menelusuri langsung titik koordinat lahan zona merah yang selama ini diklaim sebagai aset Pertamina Hulu Rokan (PHR). Peninjauan lapangan dilakukan pada Rabu (4/2/2026) lalu.

Rombongan Pansus Zona Merah DPRD Kota Jambi turun ke lapangan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi, Pertamina Hulu Rokan, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jambi, serta Pemerintah Kota Jambi. Tujuannya mencocokkan data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat (RDP), terungkap bahwa berdasarkan data BPN Kota Jambi, luas kawasan yang diklaim sebagai zona merah mencapai sekitar 600 hektare. 

Namun, aset Pertamina yang berbentuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) hanya tercatat sebanyak 78 bidang dengan total luasan 92 hektare yang terbit pada tahun 2004, dengan dasar Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 92.

Ketua Pansus Zona Merah DPRD Kota Jambi, Muhili, mengatakan peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan titik koordinat sesuai dengan data SHGB yang dimiliki Pertamina.

“Kami turun langsung untuk melihat titik koordinat dari SHGB 78 bidang dengan luasan 92 hektare. Dari empat titik koordinat yang tercantum dalam peta zona merah, saat ini baru dua titik yang berhasil kami temukan di lapangan,” ujar Muhili, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, peninjauan ini menjadi penting karena selama proses RDP sebelumnya, titik koordinat tersebut belum pernah ditunjukkan secara langsung oleh pihak terkait.

“Selama RDP dengan Pertamina dan BPN, titik koordinat ini belum pernah diperlihatkan secara detail. Makanya kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan,” katanya.

Muhili menambahkan, titik koordinat zona merah sejatinya cukup banyak dan tersebar di sejumlah lokasi. Namun, peninjauan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan waktu.

“Hamparan eks SHGB 78 bidang dengan luas 92 hektare itu cukup luas. Saat turun kemarin, kami baru sempat menemukan dua titik koordinat. Ke depan, tim Pansus akan melanjutkan penelusuran titik lainnya,” pungkasnya. (*)

0 Comments

© Copyright 2022 - Kabarku