Breaking News

10 Proyek Besar Disiapkan! Wali Kota Jambi Paparkan Arah Pembangunan Kota hingga 2027

Wali Kota Jambi Paparkan Arah Pembangunan Kota hingga 2027.

JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana memaparkan berbagai isu strategi pembangunan sekaligus mengungkap 10 proyek prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan Kota Jambi ke depan. 

Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Aula Griya Mayang, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPRD Kota Jambi, unsur Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, Forum RT Kota Jambi, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam forum tersebut, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi harus mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari kemacetan, banjir, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Maulana, pertumbuhan penduduk serta pesatnya perkembangan kawasan perkotaan berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat. Kondisi itu juga memicu kemacetan di sejumlah titik serta kebutuhan infrastruktur yang semakin besar.

Selain itu, permasalahan banjir juga masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi, terutama di kawasan yang berada pada sistem aliran sungai yang bermuara ke Sungai Batanghari dan wilayah yang rawan berkumpul.

“Ke depan kita perlu pengembangan transportasi terpadu sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap banjir serta meningkatkan jumlah kendaraan,” ujarnya.

Maulana juga menyoroti semakin besarnya tekanan terhadap kualitas lingkungan hidup seiring pesatnya pertumbuhan sosial dan ekonomi di Kota Jambi.

Kondisi tersebut antara lain ditandai dengan berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH), konflik pemanfaatan ruang, hingga meningkatnya polusi.

Selain itu, Kota Jambi juga kerentanan terhadap bencana banjir serta dampak perubahan iklim yang semakin terasa. Oleh karena itu, menurutnya, perencanaan tata ruang yang adaptif serta penguatan ruang hijau dan ruang publik menjadi kunci menciptakan kota yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.

Kualitas SDM dan Layanan Publik
Dalam bidang sosial, Pemerintah Kota Jambi juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, serta administrasi pemerintahan dinilai masih perlu terus ditingkatkan. Termasuk penanganan masalah kesehatan seperti stunting, TBC, dan HIV/AIDS.

Selain itu, pengembangan tenaga kerja terampil, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus pembangunan jangka panjang.
Dorong Investasi dan Pembiayaan Inovatif

Di sisi lain, Maulana mengakui bahwa keterbatasan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembangunan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi akan mendorong inovasi pembiayaan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan daya tarik investasi di daerah.

Dalam Musrenbang tersebut, Maulana juga mengungkap 10 proyek strategi bertajuk “Kota Jambi Bahagia 2027”, yang akan menjadi prioritas pembangunan kota, yaitu:
Pengembangan kawasan Kota Tua
Pembangunan gedung parkir
Pembangunan kandang burung
Pembangunan diorama
Revitalisasi Pasar Talang Banjar dan Pasar Induk Talang Gulo
Pengembangan danau retensi Simpang Rimbo
Kerja sama layanan angkutan kota dan fasilitas terminal
Penguatan UMKM dan ekonomi kreatif di Terminal Rawasari
Pengembangan wisata tiga danau (Teluk Kenali, Sipin, dan Telago Kajang Lako)
Pengembangan wisata religi Jambi Kota Seberang
Melalui berbagai program tersebut, Maulana berharap pembangunan Kota Jambi dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan warga Kota Jambi,” tutupnya. (*)

0 Comments

© Copyright 2022 - Kabarku