JAMBI – Wacana penerapan work from home (WFH) dan sekolah daring dari pemerintah pusat mulai disikapi Pemerintah Kota Jambi. Meski mengaku siap, kebijakan tersebut belum akan diterapkan dalam waktu dekat karena masih menunggu aturan resmi.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut pengalaman saat pandemi Covid-19 menjadi modal penting jika kebijakan serupa kembali dijalankan. Namun, saat ini pihaknya memilih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah pusat.
“Secara pengalaman kita sudah siap, apalagi saat Covid-19 dulu sudah pernah dijalankan. Tapi kita tetap menunggu aturan pusat,” ujarnya.
Menurutnya, esensi dari kebijakan WFH dan pembelajaran daring adalah efisiensi anggaran serta peningkatan efektivitas kerja. Karena itu, meskipun belum diterapkan, Pemkot Jambi telah lebih dulu menginstruksikan langkah penghematan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kita sudah mengimbau kantor-kantor untuk berhemat, termasuk penggunaan listrik. Yang tidak perlu, dimatikan,” tegasnya. (*)

0 Comments