Pemkot Jambi Percepat Transformasi SPBE Menuju Pemerintah Digital.
JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mulai mempercepat transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju konsep Pemerintah Digital (Pemdi) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih cepat, terintegrasi, dan transparan.
Langkah ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi transformasi SPBE yang digelar di Aula Bapperida Kota Jambi, Kamis (16/4). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dan diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang membahas aspek teknis.
Dalam kegiatan itu, Pemkot Jambi menghadirkan Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, serta Koordinator Program Studi Sistem Fakultas Informasi Sains dan Teknologi Universitas Jambi, Reni Aryani, sebagai narasumber.
Ditegaskan, transformasi menuju Pemerintah Digital merupakan kebutuhan yang tidak terelakkan seiring tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang semakin cepat, mudah, dan akuntabel.
“Pemkot Jambi berkomitmen penuh dalam implementasi transformasi ini untuk menciptakan sistem pemerintahan yang terintegrasi, efisien, dan transparan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, transformasi tersebut sejalan dengan target pembangunan dalam RPJMD Kota Jambi 2025–2029, khususnya dalam penguatan Indeks Pemerintahan Digital.
Sebagai bagian dari implementasi, Pemkot Jambi telah mengembangkan super aplikasi “JAGA” melalui Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai platform layanan digital terintegrasi.
“Melalui satu aplikasi, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara lebih mudah dan praktis,” katanya.
Selain itu, digitalisasi juga dinilai mampu memperkuat fungsi pengawasan dan evaluasi kinerja perangkat daerah.
“Dengan sistem digital, proses kontrol dan audit menjadi lebih mudah, sehingga jika ditemukan ketidaksesuaian dapat segera dilakukan perbaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Mohammad Averrouce menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen transformasi digital di tingkat daerah.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Saleh Ridha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak kebijakan nasional sekaligus pemantauan persiapan Pemerintah Digital lanjut tahun 2026.
“Tujuannya untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah agar tata kelola pemerintahan semakin berorientasi pada kepuasan masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama implementasi evaluasi Indeks Pemerintahan Digital oleh seluruh perangkat daerah dan camat.
Berdasarkan capaian sebelumnya, pada tahun 2024 indeks SPBE Kota Jambi mencapai 4,32 dengan predikat memuaskan. Capaian ini menempatkan Kota Jambi pada peringkat keempat kategori nasional kota dan tertinggi di Provinsi Jambi. Sementara itu, indeks Smart City berada pada angka 3,48 dengan peringkat ke-13 nasional. (*)

0 Comments