Kemas Faried Turun Tangan, DPRD Kota Jambi Cari Solusi Polemik Sampah.
JAMBI – Polemik pengelolaan sampah yang belakangan menuai keluhan masyarakat langsung mendapat respon cepat dari DPRD Kota Jambi. Hanya beberapa jam setelah menerima aspirasi massa Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jambi, DPRD menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait pada Selasa (9/6/2026).
Langkah sigap tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan keseriusan DPRD dalam mengungkap permasalahan yang tengah menjadi perhatian publik.
Aspirasi itu disampaikan GERAM Jambi dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Jambi, Senin (8/6/2026). Massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, didampingi Ketua Komisi III Umar Faruq dan anggota Komisi III Muhammad Redho Kurniawan.
Dalam penyampaiannya, GERAM menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Mulai dari penutupan sejumlah titik pembuangan sampah, kebijakan iuran pengangkutan sampah, hingga tuntutan agar pemerintah menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berpihak kepada warga.
Koordinator Lapangan GERAM Jambi, Abdullah Az, mengaku mengapresiasi respon cepat DPRD Kota Jambi yang langsung menjadwalkan pembahasan melalui forum resmi.
“Kami mengapresiasi Ketua DPRD, Ketua Komisi III, dan anggota Komisi III yang telah merespon cepat aspirasi masyarakat. Harapan kami, RDP besok dapat menghasilkan solusi nyata terhadap permasalahan sampah yang saat ini menjadi keluhan warga Kota Jambi,” ujarnya.
Senada, Rukman menyebut masyarakat saat ini membutuhkan kepastian terkait sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Menurutnya, warga berharap tersedianya lokasi pembuangan yang mudah diakses serta pelayanan persampahan yang merata di seluruh wilayah Kota Jambi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan bahwa DPRD mempunyai tanggung jawab untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kami menerima aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui GERAM Jambi dan langsung menyetujuinya. Persoalan ini harus dibahas secara terbuka dan komprehensif bersama pemerintah serta instansi terkait agar ditemukan solusi terbaik bagi masyarakat,” tegas Kemas Faried.
Ia mengatakan masalah sampah merupakan isu yang menyangkut kepentingan masyarakat luas sehingga memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, DPRD Kota Jambi akan menghadirkan pihak-pihak terkait dalam RDP yang digelar Selasa pagi. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk meluncurkan berbagai kebijakan yang ada sekaligus menguraikan langkah-langkah konkret dalam memperbaiki pelayanan persampahan.
“Harapan kami, semua pihak dapat duduk bersama mencari jalan keluar. Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan persampahan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik, efektif, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah warga,” tutupnya. (*)

0 Comments