JAMBI — Kabut asap yang membahayakan Kota Jambi mendorong berbagai pihak ikut bergerak melindungi masyarakat. Senin (7/9/2026) pagi, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi turun langsung ke sejumlah ruas jalan dan membagikan sekitar 2.000 masker gratis kepada warga.
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang belum membaik.
Cukup membagikan masker, para pengurus dan anggota Pramuka turun langsung ke titik-titik yang menjadi pusat aktivitas warga. Mereka menyasar pengendara dan masyarakat yang melintas di Simpang Bank Indonesia Telanaipura, Simpang Pulai, Simpang Empat Jelutung, Tugu Keris Kotabaru, hingga Simpang Mayang.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memimpin langsung aksi tersebut. Ia didampingi jajaran wakil ketua, Duta Pramuka Anti Narkoba Kota Jambi 2025, perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC), para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran), serta pengurus Kwarcab Kota Jambi.
Para anggota Pramuka kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok dan ditempatkan di lokasi masing-masing. Satu per satu pengendara yang berhenti di persimpangan diberikan masker secara cuma-cuma.
Kemas Faried mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Gerakan Pramuka terhadap kondisi udara Kota Jambi yang sedang tidak baik.
Menurutnya, Pramuka tidak boleh hanya hadir dalam kegiatan kepanduan, tetapi juga harus mengambil peran ketika masyarakat menghadapi permasalahan yang menyangkut kesehatan dan keselamatan.
“Kualitas udara di Kota Jambi tidak baik-baik saja. Makanya Pramuka harus ikut berperan sebagai simbol kepedulian Pramuka terhadap kondisi saat ini,” ujar Kemas Faried.
Kemas mengatakan, persoalan kualitas udara saat ini juga menjadi perhatian pemerintah. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah menunda kegiatan belajar mengajar untuk melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
Oleh karena itu, ia berharap pembagian masker dapat membantu warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah.
“Kami berharap aksi ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan kepada Pemerintah Kota Jambi maupun pemerintah pusat dalam menjaga kesehatan masyarakat,” katanya.
Gerakan Pramuka Kota Jambi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kualitas udara. Warga diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Bagi masyarakat yang tetap harus bekerja atau bepergian menggunakan sepeda motor, masker menjadi salah satu perlindungan sederhana untuk mengurangi paparan udara yang tercemar.
Aksi tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Novi, salah seorang pengendara motor yang menerima masker, mengaku terbantu atas kepedulian Pramuka Kota Jambi.
Ia mengatakan, masker gratis tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang sehari-hari harus beraktivitas di luar rumah.
“Masker ini sangat membantu kami yang setiap hari beraktivitas di luar. Terima kasih kepada Pramuka Kota Jambi yang sudah peduli dengan kondisi masyarakat,” ujarnya.
Aksi pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk gotong royong masyarakat dalam menghadapi kondisi udara yang kurang baik di Kota Jambi. Di tengah kabut asap, kepedulian sederhana seperti membagikan masker di jalan menjadi pengingat bahwa perlindungan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. (*)

0 Comments